Breaking News

Ketua LSM Pedang Keadilan Perjuangan Kab. Asahan Desak Bupati Asahan Copot Kabid SMP Disdik: Diduga Permainkan Anggaran Korbankan Siswa Berprestasi



 Ketua LSM Pedang Keadilan Perjuangan Kab. Asahan Desak Bupati Asahan Copot Kabid SMP Disdik: Diduga Permainkan Anggaran Korbankan Siswa Berprestasi


Kisaran, Kab. Asahan – SUMUT, Jum'at, 06 Februari 2026.


Kisaran, Kab. Asahan – SUMUT, MediaTargetKrimsus.Com — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pedang Keadilan Perjuangan JANGGA S. MANURUNG, SH., MH. Kabupaten Asahan secara terbuka dan tegas mendesak Bupati Asahan agar segera mencopot Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yang diduga telah “Memainkan Anggaran” Pendidikan.


Desakan ini menyusul terungkapnya fakta bahwa dari Keterangan orang tua siswa berprestasi BAWADI SITORUS, SH. Bahwa anaknya yang seharusnya mewakili Kabupaten Asahan dalam ajang Olimpiade Matematika justru gagal diberangkatkan karena tidak ada dukungan anggaran dari Dinas Pendidikan.


Ironisnya, Kabid SMP Disdik Asahan diduga malah menyuruh orang tua siswa BAWADI SITORUS, SH. untuk membiayai sendiri seluruh kebutuhan kompetisi, mulai dari biaya pendaftaran, transportasi hingga akomodasi.


Ketua LSM Pedang Keadilan, Jangga S. Manurung, SH., MH, yang juga di dampingi Skretaris DPD Pedang Keadilan Perjuangan AGUSTUA PANGGABEAN menilai kejadian ini sebagai bentuk nyata kegagalan pejabat publik dalam menjalankan amanah jabatan.

 “Ini bukan sekadar kelalaian, ini adalah pengkhianatan terhadap dunia pendidikan". 


Anggaran pendidikan ada, tetapi siswa berprestasi justru disuruh bayar sendiri. Lalu anggaran itu dipakai untuk apa? Ini patut diduga sebagai permainan anggaran,” tegas Jangga.


Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan telah kehilangan kepekaan sosial dan komitmen terhadap pembinaan prestasi siswa.

“Kalau pejabat seperti ini masih dipertahankan, maka Bupati Asahan ikut bertanggung jawab atas matinya semangat prestasi anak-anak daerah. Kami minta Bupati Asahan jangan tutup mata dan segera copot Kabid SMP Disdik Asahan sebelum kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah semakin runtuh,” lanjutnya.


LSM Pedang Keadilan Perjuangan juga mendesak agar Inspektorat Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan untuk mengaudit seluruh penggunaan anggaran yang berkaitan dengan pembinaan siswa berprestasi dan kegiatan olimpiade.

“Jangan sampai dunia pendidikan dijadikan ladang Untuk Memperkaya diri. 


Anak-anak berprestasi tidak boleh dijadikan korban dari permainan kotor oknum pejabat,” tutup Jangga.

LSM Pedang Keadilan menegaskan akan menindaklanjuti persoalan ini hingga tuntas jika Bupati Asahan tidak segera mengambil tindakan tegas.


Sumber:

*(Jangga, S. Manurung, SH., MH. & Tim Media)*


*Team Redaksi*

(Tim Investigasi Lintas Media)


Diberitakan Oleh:

*(DL - Tim Red)*


🌈🦋 🌈

© Copyright 2022 - Media Target Krimsus