Kuat Dugaan Mantan PLT SD Negeri Kebun Dalem, Kecamatan, Abung Tinggi Korupsi Dana Bos Reguler Akan Segera Dilaporkan
Kab. Lampung Utara – Lampung, Sabtu, 07 Maret 2026.
Kab. Lampung Utara – Lampung, MediaTargetKrimsus.Com — Ketua lembaga investigasi Negara(LIN) Eka Marya Fitri Ana dan Awak Media berkunjung disekolah SD Kebun Dalam, Kecamatan Abung Tinggi, melihat sekolah SD tersebut sudah pada rusak dan rumput sampai tumbuh di pelaphon sekolah seperti keramik kaca jendela sudah banyak yang pecah dan pelaphon keseluruhan diruangan siswa dan siswi belajar sudah pada rusak seperti sekolah tidak ada anggaran Dana Bos dan ruang perpustakaan sudah pada hancur, buku pembelajaran pada kececeran alias kabur seperti tidak diurus baik diruangan guru pelapon dan asbes pada pecah diduga PLT selaku Kepala Sekolah atas nama ibu Risma Yanti di duga korupsi Dana Bos sekolah SD Negeri Kebun Dalam, Kecamatan Abung Tinggi.
Hari Jum'at tanggal, 06 Maret 2026.
Lanjut ada puluhan guru menceritakan kronologis kejadian disekolah SD Negeri Kebun Dalam mereka pada waktu menjabat PLT sekolah ibu Risma Yanti merasa terancam puluhan Dewan Guru membuat surat peryataan untuk melaporkan Kedinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, surat tersebut kami minta kepada Bapak Kepala Desa Kebun Dalam untuk menanda tangani surat pernyataan, namun kami sayangkan Kepala Desa Kebun Dalam tidak mau menanda tangani alasan tidak jelas dari Kepala Desa Kebun Dalem, mereka tidak mau PLT sekolah Kebun Dalam ibu Risma Yanti kami Dewan Guru sering dicacimaki oleh ibu Risma Yanti selaku PLT sekolah dan Dewan Guru pernah ada yang pinsan karena dimarah PLT Sekolah Dewan Guru menceritakan kenologis ke Ketua Lembaga investigasi Negara (LIN) dan Awak Media, semua alat kantor sekolah seperti laptop merah putih pemberian Bapak Persiden Prabowo dibawa ibu Risma Yanti pulang kerumahnya seperti perinter sekolah laptop arkas Netbox sekolah juga dibawa oleh ibu Risma Yanti di bawa pulang kerumahnya sendiri, kami sekarang ini kebinggungan mau ada kegiatan atau membuat surat saja tidak ada alat perinter dan laptop. Dewan Guru juga menceritakan tentang Bendahara yang sekaligus mencakup operator sekolah ungkapnya, Dewan Guru ke Awak Media dan Lembaga.
Baik tenaga Guru Honor menceritakan kalau ada kegiatan seperti pramuka, kami di perintah ibu PLT Risma Yanti 3 orang megawasi dan mengurus siswa dan siswi pramuka maksimal dua tiga hari kami cuma dikasih insentip Rp. 200.000.- rupiah, kuat dugan PLT Kepala Sekolah Kebun Dalam korupsi Dana Bos reguler demi untuk memperkaya diri sendiri, Ketua Lembaga investigasi Negara (LIN) dan Awak Media akan secepatnya melaporkan kepihak Penegak Hukum di Kabupaten Lampung Utara, ungkap Ketua Lembaga investigasi Negara (LIN). Eka Marya Fitri Ana
*Bersambung...
*Team Liputan*
*(Tim Media RI 1 & Tim Investigasi Lintas Media)*
Diberitakan Oleh :
*(Santori – Tim Red)*
🌈🦋 🌈



Social Header