Proyek Revitalisasi SMPN 4 Kubu Babussalam Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Kabupaten Rokan Hilir, Riau – Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kabupaten Rokan Hilir, Riau – MediaTargetKrimsus.Com — Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan (Revit) Tahun 2026 di SMPN 4 Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mulai mendapat sorotan. Proyek dengan nilai pagu sekitar Rp. 2.106.731.310 dan waktu pengerjaan 120 hari tersebut diduga terdapat sejumlah pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun petunjuk pelaksanaan (Juklak) program.
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, pencairan anggaran disebut telah mencapai sekitar 70 persen. Namun, kondisi sejumlah pekerjaan fisik justru menimbulkan pertanyaan.
Salah satu yang disorot adalah konstruksi rangka atap baja ringan. Jarak galangan baja ringan yang terlihat di lapangan disebut sekitar 130 sentimeter, sementara berdasarkan informasi yang menjadi acuan tim media, seharusnya sekitar 120 sentimeter.
Selain itu, kondisi sejumlah tiang dan balok terlihat kurang rapi dan terdapat bagian yang tampak seperti “Kroak”. Ukuran tiang yang menurut informasi awal seharusnya sekitar 20 x 20 sentimeter juga disebut hanya sekitar 17 sentimeter di lapangan.
Karena menyangkut kualitas konstruksi dan penggunaan anggaran negara, kepastian apakah pekerjaan tersebut melanggar spesifikasi hanya dapat ditentukan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang atau tenaga ahli konstruksi berdasarkan dokumen kontrak/RAB dan gambar kerja.
K3 Dipertanyakan...?
Tidak hanya pekerjaan fisik, aspek keselamatan kerja juga menjadi sorotan.
Saat Tim Media berada di lokasi, para pekerja disebut tidak terlihat menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap, seperti helm, sarung tangan, rompi keselamatan maupun sepatu keselamatan.
Padahal, kebutuhan perlengkapan keselamatan kerja semestinya menjadi bagian yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi karena tercantum dalam anggaran dan ketentuan pekerjaan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan: jika anggaran K3 telah dialokasikan, bagaimana realisasi pembelian dan penggunaannya di lapangan?
Kepsek Tak Banyak Menjawab
Penanggung jawab Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) adalah Kepala SMPN 4 Kubu Babussalam, Dedi Saputra.
Ketika dikonfirmasi mengenai sejumlah pertanyaan teknis terkait pekerjaan, Dedi Saputra disebut belum mampu memberikan penjelasan secara rinci dan kemudian mengarahkan tim media kepada salah seorang tukang.
Namun, tukang tersebut juga terlihat kebingungan ketika mendapat pertanyaan mengenai spesifikasi teknis pekerjaan.
Hal ini tentu menjadi pertanyaan publik karena pengelola kegiatan semestinya mengetahui dokumen perencanaan, RAB, spesifikasi teknis serta mekanisme pelaksanaan proyek yang menjadi tanggung jawabnya.
Jangan Sampai Program Revit Jadi Bancakan
Program revitalisasi satuan pendidikan pada dasarnya bertujuan memperbaiki dan meningkatkan kualitas sarana pendidikan sehingga siswa dan guru memperoleh lingkungan belajar yang aman dan layak.
Karena itu, publik berharap program Revit 2026 di Rokan Hilir tidak menjadi ruang bagi oknum tertentu untuk melakukan pengurangan material maupun pekerjaan yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Program yang disebut-sebut berkaitan dengan aspirasi Anggota DPR RI Karmila Sari tersebut juga diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah dan peserta didik, bukan justru menimbulkan persoalan baru.
Muncul isu berkembang terkait Revit 2026 di Rohil yang menyebut Azwar Tim Karmila yang diduga mengoordinasikan atau membekingi kegiatan, publik meminta isu tersebut tidak langsung dipercaya sebelum ada bukti dan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut.
Karena itu, aparat dan instansi terkait dinilai perlu turun melakukan pemeriksaan secara objektif.
Jika ditemukan pengurangan volume atau material yang tidak sesuai kontrak dan menyebabkan kerugian negara, maka harus ada pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum.
Publik kini menunggu: apakah Revit SMPN 4 Kubu Babussalam benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi, atau justru ada permainan volume dan material di balik proyek bernilai miliaran rupiah tersebut?
Catatan: Pihak SMPN 4 Kubu Babussalam, P2SP, Dinas Pendidikan, pihak pelaksana serta pihak lain yang disebut dalam isu ini tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan. Konfirmasi resmi diperlukan agar pemberitaan berimbang dan tidak menghakimi sebelum adanya hasil pemeriksaan.
*Bersambung...
Diberitakan Oleh :
*(Tim - Redaksi)*
🌈🦋 🌈



Social Header