Dana Revit Rp1,49 Miliar SMPN 5 Air Putih Disorot: Pekerja Abaikan K3, Rangka Lama Belum Dibongkar, Pengawasan P2SP Dipertanyakan
Kabupaten Batubara, Sumatera Utara — Selasa, 01 September 2026.
Kabupaten Batubara, Sumatera Utara – MediaTargetKrimsus.Com — Pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di UPT SMP Negeri 5 Air Putih, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, dengan nilai bantuan pemerintah sebesar Rp1.499.708.000, mulai menuai sorotan tajam.
Pantauan Tim Media pada Senin, 31 Agustus 2026, menemukan sejumlah pekerja berada di lokasi pekerjaan, namun diduga tidak menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara memadai. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius, terlebih aspek keselamatan kerja semestinya menjadi bagian yang diperhatikan dalam pelaksanaan proyek. Apalagi pembelian perlengkapan K3 sudah dianggarkan dalam Pagu.
Yang lebih mengundang tanda tanya, tak satu pun Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) terlihat berada di lokasi untuk melakukan pengawasan ketika Tim Media melakukan peninjauan.
Dalam papan proyek juga tercantum P2SP sebagai pelaksana, dengan Posmauli Devita Sihombing sebagai penanggung jawab dan Ali sebagai ketua.
K3 Dipertanyakan: Kalau Terjadi Kecelakaan, Siapa Bertanggung Jawab?
Ketiadaan perlengkapan keselamatan kerja pada aktivitas konstruksi menjadi perhatian serius.
Pertanyaan publik pun mengemuka: jika terjadi kecelakaan kerja terhadap pekerja, siapa yang bertanggung jawab?
Komponen keselamatan kerja telah diperhitungkan dalam anggaran kegiatan. Jika memang demikian, keberadaan dan penggunaannya patut dipertanyakan.
Ke mana anggaran K3 tersebut? Apakah benar telah direalisasikan sesuai peruntukannya?
Kepala Tukang Tak Pegang Gambar Rencana, Ada Apa?
Sorotan semakin menguat ketika Tim Media mempertanyakan pekerjaan kepada Kepala Tukang, Maryoto.
Saat ditanya mengenai gambar rencana pekerjaan, Maryoto disebut mengaku tidak memiliki gambar tersebut.
Kondisi ini tentu menjadi tanda tanya besar. Sebab, pekerjaan konstruksi semestinya memiliki acuan teknis yang jelas agar pelaksanaan di lapangan tidak menyimpang dari spesifikasi dan rencana pekerjaan.
Publik meminta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka sehingga tidak muncul dugaan adanya upaya mengaburkan bestek/spesifikasi teknis pekerjaan.
Rangka Baja Ringan Lama Belum Dibongkar
Persoalan lain yang ditemukan Tim Media berkaitan dengan rangka baja ringan lama yang masih tampak berada pada bangunan.
Ketika ditanyakan mengapa rangka tersebut belum dibongkar, Maryoto menjawab, “Belum disuruh, katanya sayang masih bagus.”
Maryoto juga mengakui bahwa rangka baja ringan tersebut masuk dalam bagian renovasi.
Pernyataan itu kemudian memunculkan pertanyaan: apabila komponen tersebut memang termasuk dalam pekerjaan renovasi, mengapa rangka lama masih tampak belum dibongkar?
Tim Media menduga tidak seluruh rangka baja ringan lama dibongkar dalam pekerjaan renovasi RKB.
Jangan sampai material lama yang seharusnya masuk dalam pekerjaan pembongkaran dan penggantian, dimanfaatkan untuk penyelewengan Dana.
Pengawas Diminta Turun Langsung
Publik berharap pengawas program revitalisasi SMPN 5 Air Putih benar-benar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan rutin turun ke lapangan.
P2SP juga diminta tidak hanya tercantum dalam papan proyek, tetapi benar-benar hadir melakukan pengawasan selama pekerjaan berlangsung.
Nilai kegiatan yang mencapai Rp1,49 miliar bukan angka kecil. Karena bersumber dari APBN dari pajak rakyat, pelaksanaannya harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja.
Tim Media juga akan terus melakukan pemantauan terhadap progres revitalisasi tersebut hingga pekerjaan selesai dan memasuki tahapan BAST (Berita Acara Serah Terima).
*Bersambung...
*(TEAM – KOORDINATOR INVESTIGASI, Tim Investigasi Lintas Media, Tim Investigasi Media Target Krimsus & Tim Liputan)*
Diberitakan Oleh:
*(MI - Tim Redaksi)*
🌈🦋🌈


Social Header